Tuesday, September 29, 2015

Proyek No.30 : Cordon Bleu



Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga bikin Cordon Bleu. Setelah punya tepung roti yang melimpah sehabis bikin Wiener Schnitzel, saya jadi semangat praktek resep selanjutnya yaitu Cordon Bleu. Cordon Bleu ini kalo di resto lumayan mahal juga ya? Hehehe kemaren ngintip harga menu Cordon Bleu di Solaria, ternyata sekitar 43-46 ribuan satu porsi. Padahal kalo bikin sendiri, dari 500gr fillet dada ayam seharga 28 ribu, bisa dibikin jadi 4 potong Cordon Bleu. Puas banget kan? Bahan utama Cordon Bleu juga nggak banyak yaitu fillet dada ayam, daging smoked beef, keju yang bisa meleleh dan susu cair UHT. Untuk bikin sausnya bisa dipelajari belakangan karena cukup dengan mayonaise dan saus botolan pun sajian Cordon Bleu udah enak.

Cara membuatnya hampir sama dengan Wiener Schnitzel. Jadi dada ayam dibelah menjadi dua bagian (kalo bisa sih pilih dada ayam yang tebal dan besar). Satu belah dada ayam kemudian dibelah lagi tapi jangan sampai putus agar menjadi potongan yang lebar. Taburi garam dan lada, boleh juga dilumuri susu cair UHT beberapa sendok untuk menghilangkan bau amis ayam, setelah itu sisihkan. Berhubung pada percobaan pertama, si keju-nya nggak begitu meleleh saat Cordon Bleu-nya dipotong, maka saya ganti strategi. Kejunya dibuat setengah meleleh dulu baru dimasukan dalam fillet ayam. Caranya siapkan teflon, olesi sedikit minyak atau margarin lalu masukan potongan Smoked Beef (ambil 2 lembar, kalo 1 lembar kurang). Masak sebentar lalu balik sisi satunya. Taruh satu potong keju Quick Melt di atas Smoked Beef hingga setengah meleleh (apinya jangan terlalu besar ya agar Smoked Beef-nya nggak kering). Taruh Smoked Beef dan keju tadi di atas daging fillet lalu lipat. Beri tepung panir lalu masukan ke dalam kocokan telur. Guling sekali lagi ke dalam tepung panir lalu goreng di atas teflon yang telah diberi minyak goreng. Apinya jangan terlalu besar agar tidak cepat gosong. Balik sisi satunya, masak hingga kecoklatan. Selesai deh.

Hasilnya, mantap! Begitu Cordon Bleu-nya disajikan, cukup diberi mayonais, saus tomat dan sambal botolan,  rasanya enak banget. Apalagi begitu dipotong, si keju-nya meleleh sempurna. Wuihh seneng banget. Alhamdulillah, berhasil juga akhirnya. Saking senengnya jadi nggak bikin saus-nya, hehe. Nggak papa deh, lain kali aja. Yang penting kan bikin Cordon Bleu-nya sukses, nggak brantakan dan keju-nya meleleh. Enak!



Resep Cordon Bleu

Bahan :
  • 500gr fillet dada ayam
  • 1 pack Smoked Beef
  • 1 pack keju Quick Melt
  • 1-2 butir telur, kocok lepas
  • Garam secukupnya
  • Lada hitam secukupnya
  • Susu cair UHT secukupnya (boleh tidak pakai)
  • Tepung panir


Cara membuat :
  1. Belah fillet dada ayam menjadi dua bagian. Tiap satu bagian tadi masing-masing dibelah lagi tapi jangan sampai putus, buka dan lebarkan. Lumuri dengan susu cair, beri garam dan lada secukupnya saja. Sisihkan.
  2. Siapkan teflon panaskan dengan api kecil. Olesi minyak atau margarin. Taruh 2 lembar Smoked Beef, masak satu sisi lalu balik sisi yang lain. Beri potongan keju Quick Melt di atasnya, biarkan setengah meleleh.
  3. Taruh Smoked Beef dan keju tadi di atas fillet daging ayam yang telah dilebarkan. Tutup dengan cara dilipat.
  4. Guling dengan tepung panir, lalu masukan ke dalam kocokan telur. Guling sekali lagi di tepung panir lalu goreng dalam minyak goreng dengan api sedang hingga kuning kecoklatan
  5. Angkat lalu taruh dalam kertas tisu agar minyaknya turun
  6. Sajikan dengan saus atau cukup beri mayonais dan saus botolan















Sunday, September 6, 2015

Proyek No.29 : Wiener Schnitzel



Sering beli dada ayam fillet di tukang sayur tapi nggak punya banyak resep untuk mengolahnya. Mau sih nyoba bikin Cordon Bleu, tapi belum kesampaian juga. Niat mah ada, cuma belum nemu "The Moment"-nya aja, kayak "Oke, besok mau bikin Cordon Bleu! Nyari bahannya ah". Nah belum nemu tuh 'trigger'-nya itu sampai sekarang. Tapiii...kayaknya sih sebentar lagi bakal jadi nih bikin Cordon Bleu, secara kemarin saya nemu resep Wiener Schnitzel. Dan gara-gara Si Wiener Schnitzel ini, saya jadi punya stok tepung panir. Melimpah pula, karena kemarin pas beli nggak ada yang kemasan sedang, adanya yang langsung 1 kg! Waduh, banyak banget. Sisanya jelas kudu dipake nih, kalo nggak, mubazir. So, Cordon Bleu is on the row, udah daftar masuk list berikutnya, Insya Allah. Sekarang, ngoprek ini dulu deh, Wiener Schnitzel.

Wiener Schnitzel ini asalnya dari negara Austria dan Jerman . Wiener ini artinya Orang Wina dan Schnitzel itu adalah fillet daging sapi muda yang digoreng dengan tepung roti. Jadi Wiener Schnitzel itu bisa diartikan Schnitzel atau fillet daging sapi goreng tepung buatan orang Wina. Dalam perjalanannya, Wiener Schnitzel ini tak melulu menggunakan daging sapi, namun juga bisa menggunakan daging babi dan ayam. Dan yang saya coba ini adalah Schnitzel dari daging ayam.

Meskipun namanya nampak aneh dan sulit, tapi ternyata bikinnya gampang lho. Jadi fillet dada ayam, diiris hingga menjadi beberapa irisan lebar lalu pukul-pukul agar tipis (hati-hati jangan sampai hancur). Beri garam dan lada lalu balur dengan tepung terigu. Diamkan sekitar 30 menit atau jika tak sabar, bisa langsung dicelupkan ke kocokan telur dan balur dengan tepung panir. Goreng dalam minyak tidak terlalu banyak (tak perlu sampai terendam dan enaknya sih di teflon) dengan jangan terlalu panas agar tidak cepat gosong. Hasilnya? Perfect! Cukup dengan nasi putih ditambah saus sambal dan tomat pun jadi. Atau kalau mau yang kebarat-baratan, tambah dengan irisan lemon, setup sayuran dan saus steak. Enak dan simpel banget! Dijamin anak-anak bakal suka.


Resep Wiener Schnitzel

Bahan :

  • 1 bh fillet dada ayam
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • Tepung terigu, secukupnya
  • Tepung panir/roti, secukupnya
  • Garam dan lada halus, secukupnya

Cara membuat :
  1. Iris dada ayam menjadi beberapa irisan, pukul-pukul agar tipis. Beri garam dan lada lalu balur dengan tepung terigu. Diamkan dalam lemari es selama 30 menit.
  2. Celupkan daging ayam ke dalam kocokan telur lalu balut dengan tepung roti
  3. Goreng dalam minyak yang tidak terlalu banyak dengan api tak terlalu besar agar tak cepat gosong.
  4. Sajikan

Catatan : Untuk menghilangkan bau ayam, selain diberi lada dan garam juga bisa ditambahkan susu cair UHT pada fillet tadi. Diamkan dalam lemari es selama beberapa waktu (saya sih semalaman) setelah itu barulah diolah.