Thursday, December 18, 2014

Proyek No.16 : Ayam Suwir



Untuk pertama kalinya saya nyoba bikin Ayam Suwir. Kebetulan punya stok fillet dada ayam di kulkas. Untuk resepnya saya bikin yang simple aja, sesuai dengan ketersediaan bumbu di dapur, hehe. Mungkin next time saya akan coba Ayam Suwir dengan bumbu yang berbeda. 

Nah yang saya bikin ini, tadinya mau bikin Ayam Suwir pedas. Tapi karena ngasih cabai merahnya kurang banyak, akhirnya nggak terasa pedas. Tapi tetep enak kok. Wangi sereh dan daun jeruknya bikin nyicipnya nggak afdol kalo nggak ditambahin pake secuil nasi anget, hehe.


Resep Ayam Suwir

Bahan : 
  • 250 gr fillet dada ayam
  • 3 buah cabai merah ( jika ingin pedas, tambah lebih banyak )
  • 3 bh bawang merah
  • 3 bh bawang putih
  • 2 lbr daun jeruk
  • 1 btg daun sereh, potong-potong
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt gula
  • 1/4 sdt kaldu bubuk ( bila suka )
Cara membuat :

  1. Cuci fillet ayam, rebus sampai empuk dengan dibumbui garam secukupnya. Angkat lalu suwir-suwir. Sisihkan.
  2. Rebus bawang merah, bawang putih dan cabai. Haluskan lalu tumis hingga wangi. Masukan daun jeruk dan sereh. Aduk-aduk.
  3. Masukan suwiran ayam, tuang air secukupnya. Beri garam, gula pasir dan kaldu bubuk. Aduk hingga bumbu meresap. Jika ingin lebih berminyak, bisa tambahkan minyak goreng lagi sesuai selera. 
  4. Sajikan dengan nasi putih hangat.


Proyek No.15 : Bolu Karamel ( Sarang Semut )



Dulu waktu kecil, kami sering diberi Bolu Negro, begitu kami menyebut Bolu Karamel atau Sarang Semut, oleh Nenek. Bolunya mirip Bika Ambon tapi berwarna coklat gelap, empuk dan rasanya manis legit. Berhubung yang bisa bikin bolu ini cuma Nenek, maka kami cuma bisa menikmatinya kalo Nenek mengirimi.

Karena termasuk salah satu makanan favorit saya, maka saya pun harus bisa membuat Bolu Karamel ini. Dan ya, alhamdulillah saya bisa. Gimana nggak bisa, bikinnya simple banget. Nggak perlu pake mikser, cukup dikocok pake sendok. Saking pengennya, kemarin saya bikin bolu ini sampai 3 kali, hehe. Yang pertama, saya coba pakai susu kental manis coklat. Sayang karamelnya gosong jadi bolunya agak-agak pahit. Yang kedua, balik pakai susu kental manis putih. Karamelnya pas. Sayang bolunya malah jadi kemanisan. Sepertinya kebanyakan skm-nya. Yang ketiga, skm putihnya saya kurangi dan untuk tepungnya selain terigu, saya tambahkan tepung sagu. Hasilnya, tekstur bolu makin mirip Bika Ambon, lebih mengkilat, agak kenyal dan lebih empuk. Oh ya, saya pakai minyak goreng sebagai pengganti margarin. Lebih praktis aja karena tinggal tuang, hehe. Mungkin nanti saya coba pake margarin juga.

Resep Bolu Karamel

Bahan :

  • 3 butir telur
  • 200 gr gula pasir
  • 200 ml air panas
  • 150 ml susu kental manis putih
  • 75 gr tepung terigu
  • 50 gr tepung sagu
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1/4 sdt baking powder
  • 1 sdt garam
  • 125 ml minyak goreng
Cara membuat :

  1. Karamel : Tuang gula pasir ke wajan teflon. Masak di atas api sedang sampai gula berubah menjadi karamel. Tuang air panas, biarkan gula larut seluruhnya. Matikan api dan biarkan hingga dingin.
  2. Campur tepung terigu, tepung sagu, soda kue, baking powder, garam. Sisihkan.
  3. Kocok telur, skm, minyak goreng dengan sendok sampai sedikit berbuih. Tuang sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sampai menjadi adonan licin.
  4. Masukan karamel ke dalam adonan. Aduk hingga tercampur rata. Sisihkan
  5. Siapkan loyang, olesi margarin dan taburi tepung terigu.
  6. Tuangkan adonan ke dalam loyang. Oven dengan suhu 150°C-170°C selama kurang lebih 45 menit hingga adonan naik dan rongga-rongga muncul. 

Catatan:
Untuk menghindari karamel gosong, saya menuangkan air panas saat bagian bawah gula mulai meleleh menjadi karamel. Jadi setengah karamel, setengah gula pasir gitu. Biarkan air melarutkan gula yang masih tersisa. Setelah semua larut menjadi karamel, matikan api.