Thursday, April 2, 2015

Proyek No.20 : Sup Ikan Tongkol



Bosen dibikin balado, akhirnya Ikan Tongkol saya berakhir di panci dalam bentuk sop ikan. Baru pertama kali sih dimasak jadi sop tapi ternyata hasilnya enak juga. Bikinnya juga nggak pake ribet. Bahannya standar dan sederhana. Kuah beningnya seger, gurih dan wangi kemanginya bikin laper. Apalagi pas ngigit cabe rawitnya, huah bakalan nambah semangat nyuapnya (ya iyalah, kan kepedesan, hehe). Tekstur Ikan Tongkol memang cenderung lebih padat dan berlapis-lapis namun tetep enak kok diolah jadi sop. Apalagi kalo disantap panas-panas saat hari hujan. Mmm...mantap!


Resep Sop Ikan Tongkol

Bahan :
  • 1 ekor Ikan Tongkol ukuran sedang, potong-potong sesuai selera, cuci bersih, lumuri garam dan jeruk nipis
  • 1 bh sereh, potong-potong
  • 1 bh bawang daun, potong-potong
  • 2 lbr daun salam
  • 1 ikat daun kemangi
  • 3 bh tomat hijau atau 1 tomat merah, potong-potong
  • 10 bh cabe rawit merah
  • 1/2 sdm garam
  • 1 sdt gula pasir
Bumbu iris :
3 bh bawang merah
3 bh bawang putih

Cara membuat :

  1. Tumis bumbu iris hingga wangi. Tambahkan air sesuai selera. Masukan sereh dan salam, biarkan hingga mendidih.
  2. Masukan Ikan Tongkol. Beri garam dan gula pasir. Masak selama 5 menit.
  3. Masukan tomat dan cabe rawit, biarkan beberapa saat. Terakhir masukan daun bawang dan kemangi. Cek rasa.
  4. Sajikan panas-panas.
Catatan : Kalo kuahnya pengen lebih seger, bisa ditambahkan belimbing wuluh atau perasan air jeruk nipis.


Thursday, March 26, 2015

Bubur Ketan Hitam



Bubur Ketan Hitam, hmmm....salah satu bubur manis kesukaan saya. Biasanya bubur ini disuguhkan Mamah saat berbuka puasa. Di luar Ramadhan, jangan harap bisa nemu penganan ini di meja, hehe. Mungkin karena jarang nemu di hari biasa itulah, yang menyebabkan Bubur Ketan Hitam ini istimewa buat saya. Rasanya yang manis, gurih, legit serta teksturnya yang lembut, kental dan lengket ini selalu berhasil membuat saya kangen masa kecil di Bulan Puasa.

Sekarang, nggak perlu nunggu Ramadhan dulu untuk menyajikan bubur lezat ini. Tiap membuat Bubur Kacang Hijau, biasanya sekalian membuat Bubur Ketan Hitam juga. Suami kebetulan suka Bubur Kacang Hijau dan Teteh (panggilan untuk Zulfa, anak sulung saya), suka Bubur Ketan Hitam-nya. Jadi ya sekalian bikinnya. Karena saya anti ribet dan nggak sabaran (hehe) biasanya saya langsung memasak beras ketan-nya tanpa direndam dulu. Trik biar cepat matang dan lunak menjadi bubur yaitu didihkan air dalam panci lalu masukan beras ketan yang sudah dicuci ke dalam panci tersebut. Masaknya kurang dari 1 jam kok, sambil sekali-kali diaduk dan ditambah airnya agar beras ketan-nya cepat menjadi bubur dan tidak mengerak di dasar panci. Berhubung susah nemu daun pandan, saya biasanya hanya menambahkan gula pasir dan sedikit garam saja. Dan untuk santan-nya, saya ganti dengan susu UHT cair. Cukup dituang mirip menuang susu saat makan sereal. Rasanya jauh lebih gurih dan tentunya lebih sehat.


Resep Bubur Ketan Hitam

Bahan :

  • 500 gr beras ketan hitam
  • 300 gr gula pasir atau sesuai selera
  • 1 sdt garam
  • 1-2 bh daun pandan
  • santan atau susu UHT cair
Cara membuat :
  1. Didihkan air sebanyak setengah panci
  2. Cuci beras ketan, masukan ke dalam panci yang tengah mendidih. Aduk rata. Masak hingga beras mulai mengental
  3. Tambahkan daun pandan, gula pasir dan garam, aduk rata
  4. Tambahkan air tiap kali bubur mulai mengental, aduk tiap beberapa menit agar tidak mengerak. Hati-hati terkena letupan bubur saat mengaduk. Kecilkan api dan masak sampai bubur benar-benar matang dan lembut. Cek rasa.
  5. Sajikan dalam mangkuk, tuangi santan atau susu UHT cair