Saturday, June 6, 2015

Proyek No.26 : Beef Bowl (Gyudon) A la Yoshinoya


Beberapa hari yang lalu saya iseng mijit channel WakuWaku Japan dan pas banget lagi nayangin acara wisata kuliner ala sana, nama programnya "Cheers! B-Grade". Program ini kayak semacam acara wiskul di televisi kita, dimana hostnya mengajak para pemirsa menelusuri kuliner di suatu tempat, menjajal satu restoran ke restoran lainnya, untuk menemukan makanan yang enak namun dengan harga yang murah. Nah, episode yang saya lihat kemari itu tentang kuliner khas Jepang yakni Donburi.

Apa itu Donburi? Ternyata Donburi itu adalah Rice Bowl yaitu nasi putih yang ditaruh dalam mangkuk besar yang diberi berbagai lauk di atasnya seperti ikan, daging, telur dan sayuran. Nah, waktu ngeliat Donburi daging sapi iris yang tengah disantap sang host, saya langsung ingat menu Beef Bowl di Yoshinoya. Ternyata Beef Bowl yang disajikan di restoran Jepang ini merupakan salah satu jenis Donburi yakni jenis Gyudon. Jadi ceritanya nih, Donburi ini banyak jenisnya. Kalo lauknya potongan ayam dan telur namanya Oyakodon, kalo isinya daging kerang dan sop Miso namanya Fukagawadon, kalo lauknya berupa gorengan Tempura namanya Tendon. Nah untuk Donburi dengan irisan daging sapi, model Beef Bowl-nya Yoshinoya, namanya Gyudon. Dan saya pun jadi latah pengen bikin Gyudon, sodara-sodara! Aishh, secara kalo nyantap di restorannya, kan harus ke mall dulu, belum lagi harganya kan lumayan mahal, hehe.

Ternyata, bikin Gyudon alias Beef Bowl itu gampang banget. Bahannya juga simpel meskipun sebenarnya ada beberapa bahan yang dilewat, kayak Mirin, Sake, Dashi Powder dan Kecap Jepang. Selain karena Mirin dan Sake tidak halal bagi yang Muslim, Dashi Powder (semacam kaldu bubuk, bisa terbuat dari rumput laut, kerang, ikan dan jamur) dan Kecap Jepang (merk Kikkoman misalnya) belum berani saya pakai karena masih ragu halal tidaknya.  Jadi ya sementara saya skip dan pakai bahan lokal aja. Untuk Mirin dan Sake, saya ganti dengan jus apel, perasan air lemon dan gula pasir lebih banyak. Untuk kecap Jepang, saya ganti pakai kecap asin biasa sedangkan Dashi Powder saya nggak pake.

Untuk dagingnya, terserah mau bagian mana aja. Kalo bisa sih yang ada sedikit garis lemaknya supaya lebih gurih. Dan supaya gampang ngiris tipis-tipisnya, sebaiknya daging dibekukan dulu di freezer. Makin tipis irisannya, makin bagus dan mudah empuk tentunya. Lalu irisan daging itu direbus bersama bumbu-bumbu seperti irisan bawang bombai, kecap asin, gula, garam, jus apel, bawang putih dan jahe hingga meresap. Dan hasilnya, ternyata oke banget, mirip Beef Bowl-nya Yoshinoya lho! Aroma bawang bombai-nya itu hmm, enak banget, seperti aroma khas masakan Jepang yang sering kita cium kalo lagi makan di Hokben, hehe.

Seneng akhirnya dapet menu baru buat masakan rumah. Nggak perlu repot pergi ke mall lagi buat nyantap Beef Bowl Yoshinoya, cukup bikin di rumah aja and  bisa makan sepuasnya! Oh ya, berhubung saya suka menu Beef Bowl yang Red Hot Chili, maka saya pun bikin sambel cabe-nya. Rasanya, huah pedes banget! Maklum, bikinnya pake cabe rawit merah yang gendut-gendut itu, hihi. Jadi ati-ati ya, jangan sampai sakit perut!

Ini nih, resep Beef Bowl ala Yoshinoya versi saya...


Resep Beef Bowl (Gyudon)

Bahan :
  • 1 kg daging, cuci lalu iris tipis-tipis (sebaiknya daging dalam kondisi beku)
  • 1 sdm kecap asin
  • 2 sdm garam
  • 3-4 sdm gula pasir
  • 2-3 bh bawang bombai, iris-iris seperti potongan semangka
  • 2 cm jahe, parut
  • 2 bh bawang putih, cincang
  • 2 gelas air
  • 1 gelas jus apel  (bisa diganti dengan air biasa)
  • 1 sdm air jeruk lemon
Bahan sambal/chili :
  • 10 bh cabe rawit merah besar direbus, haluskan lalu tumis dengan minyak dan sedikit garam

Cara membuat :
  1. Rebus air, jus apel dan air lemon. Tambahkan irisan bawang bombai, biarkan layu.
  2. Masukan irisan daging, kecap asin, gula, garam, parutan jahe dan bawang putih. Aduk-aduk hingga merata. Rebus daging hingga matang dan kuah menyusut (kurang lebih 20 menit).
  3. Matikan api. Biarkan daging dalam pancinya beberapa saat agar bumbu lebih meresap.
  4. Siapkan nasi putih dalam mangkuk. Tambahkan irisan daging hingga memenuhi permukaan mangkuk. Tambahkan sambal jika suka.
  5. Sajikan


Kalo pengen masak daging yang simpel dan cuma daging aja lauknya, ga pake menu lain, ya coba bikin Gyudon atau Beef Bowl ini deh. Pasti ketagihan. Ato kalo pengen ditambahin sayur, tinggal bikin Capcay aja. Jadi deh Veggie Beef Bowl. Biar seru, penyajiannya pun harus di mangkuk dan makannya pake sumpit, dijamin anak-anak bakal excited, serasa makan di Yoshinoya, hehe.









Tuesday, April 28, 2015

Proyek No.25 : Jangan Kesrut (Asam Uyah)


Oke ini nih, masakan yang bikin saya penasaran. Nggak sengaja saya lihat acara "Selera Asal" di TV One yaitu liputan tentang makanan khas dari Banyuwangi. Saat itu ada masakan yang sedang diliput cara masaknya, namanya "Jangan Kesrut" atau Sayur Kesrut. Karena nontonnya sambil nyuapin si bungsu, akhirnya jadi nggak fokus ke tv. Alhasil, ujug-ujug udah jadi aja tuh masakan dan si pembawa acara dengan nikmatnya menyantap Si Jangan Kesrut ini. Yang bikin saya 'drolling',  sayur ayam pedas a la Banyuwangi ini katanya pedas banget tapi seger. Haduuh, kalo udah yang berbau pedes, mupeng saya nggak bisa disembunyiin. Jadi penasaran pengen bikin sendiri. Sayang, tadi nggak merhatiin bumbunya. Yang sempet keliatan tuh si ibu ngulek bumbunya, trus dimasukin ke ayam yang tengah dimasak. Tapi bumbunya itu lho, saya nggak ngerti. Alhasil, Googling deh.

Ternyata, dinamai "Jangan Kesrut" ini karena setiap orang yang menyantapnya akan narik-narik ingus, srut kesrut, karena kepedesan, makanya dinamai Jangan Kesrut atau Sayur Kesrut. Tapi versi lain menyebutkan kalo istilah Kesrut ini muncul karena orang kebiasaan menghabiskan kuah sayur pedas ini dengan cara dihirup, srut srut, langsung dari mangkuknya. Selain itu, ternyata Jangan Kesrut adalah nama lain dari Sayur Uyah Asam yang termasuk masakan langka di Banyuwangi.

Untuk resepnya mungkin ada beberapa versi, tergantung selera dan kebiasaan masing-masing. Misalnya nih,  ada yang pakai terasi, ada juga yang nggak. Juga bumbunya ada yang direbus dulu lalu diulek tanpa ditumis, ada juga yang diulek mentah lalu ditumis dulu. Terserah aja sih mau ikut yang mana. Tapi yang pasti, harus ada Belimbing Wuluh sebagai penyegar si sayur. Dan bahan utama Jangan Kesrut biasanya adalah ayam, bebek atau daging sapi.

Kalo saya bikinnya yang versi ayam, pake terasi dan bumbunya direbus dulu baru diulek dan ditumis. Maksudnya sih biar keluar minyak cabe-nya dan kuahnya jadi merah membara gitu, hehe. Karena yang diliat di tv kemarin adalah Jangan Kesrut Ayam, maka saya pun membuat Jangan Kesrut dari ayam.

Jadi pertama, rebus ayam dalam panci, beri garam (kalo saya sih selain garam, ditambahin geprekan bawang putih juga, soalnya takut amis). Lalu masukan cabe merah keriting, cabe rawit merah besar dan bawang merah ke dalam rebusan ayam. Cuma numpang ngelayuin aja sih, setelah layu, bumbu tadi diangkat dan diulek bersama sedikit terasi. Uleknya sengaja kasar aja supaya nanti kuahnya terlihat 'meriah', rame banyak cabe-nya, hehe. Setelah itu tumis bumbu sampai wangi dan masukan ke dalam rebusan ayam yang tadi. Tambahkan belimbing wuluh dan tomat. Berhubung saya nggak punya belimbing wuluh, saya hanya pake tomat hijau dan tomat merah serta air asam jawa biar terasa asam-nya. Menjelang diangkat, cek rasa dan terakhir beri bawang daun. Selesai deh. 

Hasilnya, huaah sedap! Sensasi asem dan pedasnya segar dan enak banget. Aroma terasi-nya bikin rasanya unik. Nggak salah kalo ada yang bilang Jangan Kesrut ini kayak sayur sop dikasih sambel terasi, hehe. Tapi serius, enak banget pokoknya. Bumbunya sederhana dan bikinnya juga nggak ribet. Kayaknya ceker ayam diolah jadi Jangan Kesrut juga enak. Ntar cobain ah! :) 

Ok, ini dia resep Jangan Kesrut versi saya...


Resep Jangan Kesrut

Bahan :
  • 1 bh ayam, potong sesuai selera
  • 4 bh bawang merah
  • 8 bh cabe merah keriting
  • 10 bh cabe rawit merah (jika ingin tidak terlalu pedas bisa dikurangi)
  • 1 bh tomat, diiris
  • 3-4 bh belimbing wuluh, potong-potong 
  • 1 bh bawang daun, potong-potong
  • 1 sdm garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt terasi

Cara membuat :
  1. Rebus ayam dalam panci, bubuhi garam. 
  2. Masukan cabe keriting, cabe rawit dan bawang merah. Setelah layu, angkat. Ulek bersama terasi.
  3. Tumis bumbu tadi sampai harum lalu masukan ke dalam rebusan ayam. Tambahkan belimbing wuluh dan gula pasir. Aduk. Masak hingga ayam empuk. Cek rasa.
  4. Terakhir tambahkan tomat dan bawang daun. 
  5. Sajikan

Daaan, saya pun akhirnya membuat Jangan Kesrut versi ceker ayam. Bumbunya sama aja, hanya daging ayam saya ganti dengan ceker. Ngolah cekernya sama kayak di resep ceker ayam mercon yang pernah saya tulis. Air rebusan pertama dibuang lalu ganti dengan air baru. Tambahkan garam, geprekan bawang putih dan sereh. Setelah empuk barulah masukin bumbu Jangan Kesrut yang telah ditumis. Masak hingga kuahnya meresap. Terakhir masukan potongan tomat dan bawang daun. Hmm...enak!