Monday, August 31, 2015

Proyek No.27 : Pare Goreng Tepung (Pavakkai Varuval)



Alhamdulillah, bisa masukin resep lagi. Maunya sih sering naruh resep di sini, biar mudah kalo kelupaan atau buat sharing dengan yang lain. Tapi kadang, adaaa aja halangannya, salah satunya sih karena laptop-nya sering dibajak anak-anak. Giliran laptop-nya available, saya-nya yang malah nggak mood. Jadi akhirnya terbengkalailah beberapa resep yang fotonya udah saya ambil duluan, termasuk resep yang ini, Pare Goreng Tepung atau bahasa India-nya sih Pavakkai Varuval. 

Wih, keren, pake merambah ke makanan India segala nih! (padahal makanan lokal Indonesia aja belum khatam semua, hihi). Bukan gimana-gimana, masakan India yang ini gampang banget bikinnya, ketemunya nggak sengaja. Tau dari mana? Lagi-lagi saya melihatnya di televisi, Food Network Channel. Biasalah, iseng mindahin channel tv yang tadinya dikuasai anak-anak. Pas dipindahin, ternyata lagi ada acara battle antara dua rumah makan India. Jadi setiap rumah makan India ini punya fans fanatik, nah para fans ini nantinya diminta untuk mencicipi makanan yang disajikan dengan mata tertutup dan menebak asal restorannya. Kalo mereka hafal benar rasa masakan restoran favoritnya, maka mereka bisa dengan mudah menebaknya sekalipun tidak melihat wujud masakannya. Bagi yang salah menebak, otomatis menjadi keuntungan buat restoran pesaingnya karena poinnya jadi bertambah. Nah, restoran yang paling banyak ditebak, dialah pemenangnya. Oke, bukan soal lombanya yang menarik perhatian saya, tapi justru salah satu masakan India yang disajikannya yang bikin saya excited "Hah, itu kan Pare? Pare digoreng tipis pake tepung? Wah boleh nih, patut dicoba!" Dan jadilah saya mencari-cari resep Si Pare Goreng Tepung ini di internet.

Pavakkai Varuval atau Bitter Gourd Fry atau kalo di Indonesia sih pasnya disebut Pare Goreng Tepung, ternyata gampang sekali bikinnya. Well, bikinnya ya, tapi kalo bumbu aslinya sih agak susah juga nyarinya, hehe. Karena saya belum punya koleksi bumbu-bumbuan yang lengkap, maka Pavakkai Varuval-nya dibuat sesuai bumbu yang ada. Bumbu yang khas-khas India gitu, lewat. Lagipula ternyata, resep Pare Goreng Tepung ini ternyata banyak versi bumbunya. Jadi saya bikin yang versi yang simpel-nya aja. Dan hasilnya? Wow, enak ternyata! Unik, karena rasanya cukup meriah, ada asin, gurih, pahit dan pedas. Belum lagi ketika dikunyah, renyah pula Pare-nya. Pan selama ini kalo masak Pare, saya mah paling sering dibikin tumis atau buat pelengkap Siomay aja. Jadi begitu dimasak kayak begini, penghuni rumah pada nyureng aneh dan bilang, "Itu apaan? Pare? Dimasak apaan?" Dan begitu suami nyobain (sst, suami saya paling anti masakan yang aneh-aneh, picky eater banget deh pokoknya!), dia manggut-manggut sambil bilang," Hmm, boleh juga". Alhamdulillah, ihiy! Perbendaharaan resep Pare saya nambah lagi sekarang. Cobain deh, pasti suka juga! ;)


Resep Pare Goreng Tepung (Pavakkai Paruval/Bitter Gourd Fry)

Bahan :

  • 1 bh Pare, cuci lalu iris tipis. Beri 1 sdm garam, aduk sambil sedikit diremas. Diamkan beberapa saat, lalu bilas. Sisihkan
  • 1 sdm cabe bubuk atau sesuai selera
  • 1 - 2 sdm bumbu kari bubuk atau kunyit bubuk
  • 1 sdm  bawang putih bubuk
  • 1 sdt garam atau sesuai selera
  • 1 sdm minyak goreng
  • 5-8 sdm tepung beras
  • 3-5 sdm tepung maizena
  • 1 sdt kaldu bubuk (optional)

Cara membuat :
  1. Campurkan 1 sdm minyak goreng ke dalam Pare yang sudah dibilas, aduk merata.
  2. Ambil wadah. Campur semua bahan seperti cabe bubuk, kari/kunyit bubuk, bawang putih bubuk, garam, kaldu, tepung beras dan tepung maizena. Aduk hingga tercampur rata.
  3. Masukan Pare ke dalam tepung berbumbu tadi, aduk sambil sedikit ditekan-tekan agar tepung bumbu menempel rata.
  4. Goreng setelah minyak cukup panas sampai berubah menjadi matang, kuning keemasan. Angkat.
  5. Agar kerenyahan bertahan lebih lama, goreng sekali lagi. Taruh di kertas tissue dapur agar minyaknya turun.
  6. Sajikan


 

Saturday, June 6, 2015

Proyek No.26 : Beef Bowl (Gyudon) A la Yoshinoya


Beberapa hari yang lalu saya iseng mijit channel WakuWaku Japan dan pas banget lagi nayangin acara wisata kuliner ala sana, nama programnya "Cheers! B-Grade". Program ini kayak semacam acara wiskul di televisi kita, dimana hostnya mengajak para pemirsa menelusuri kuliner di suatu tempat, menjajal satu restoran ke restoran lainnya, untuk menemukan makanan yang enak namun dengan harga yang murah. Nah, episode yang saya lihat kemari itu tentang kuliner khas Jepang yakni Donburi.

Apa itu Donburi? Ternyata Donburi itu adalah Rice Bowl yaitu nasi putih yang ditaruh dalam mangkuk besar yang diberi berbagai lauk di atasnya seperti ikan, daging, telur dan sayuran. Nah, waktu ngeliat Donburi daging sapi iris yang tengah disantap sang host, saya langsung ingat menu Beef Bowl di Yoshinoya. Ternyata Beef Bowl yang disajikan di restoran Jepang ini merupakan salah satu jenis Donburi yakni jenis Gyudon. Jadi ceritanya nih, Donburi ini banyak jenisnya. Kalo lauknya potongan ayam dan telur namanya Oyakodon, kalo isinya daging kerang dan sop Miso namanya Fukagawadon, kalo lauknya berupa gorengan Tempura namanya Tendon. Nah untuk Donburi dengan irisan daging sapi, model Beef Bowl-nya Yoshinoya, namanya Gyudon. Dan saya pun jadi latah pengen bikin Gyudon, sodara-sodara! Aishh, secara kalo nyantap di restorannya, kan harus ke mall dulu, belum lagi harganya kan lumayan mahal, hehe.

Ternyata, bikin Gyudon alias Beef Bowl itu gampang banget. Bahannya juga simpel meskipun sebenarnya ada beberapa bahan yang dilewat, kayak Mirin, Sake, Dashi Powder dan Kecap Jepang. Selain karena Mirin dan Sake tidak halal bagi yang Muslim, Dashi Powder (semacam kaldu bubuk, bisa terbuat dari rumput laut, kerang, ikan dan jamur) dan Kecap Jepang (merk Kikkoman misalnya) belum berani saya pakai karena masih ragu halal tidaknya.  Jadi ya sementara saya skip dan pakai bahan lokal aja. Untuk Mirin dan Sake, saya ganti dengan jus apel, perasan air lemon dan gula pasir lebih banyak. Untuk kecap Jepang, saya ganti pakai kecap asin biasa sedangkan Dashi Powder saya nggak pake.

Untuk dagingnya, terserah mau bagian mana aja. Kalo bisa sih yang ada sedikit garis lemaknya supaya lebih gurih. Dan supaya gampang ngiris tipis-tipisnya, sebaiknya daging dibekukan dulu di freezer. Makin tipis irisannya, makin bagus dan mudah empuk tentunya. Lalu irisan daging itu direbus bersama bumbu-bumbu seperti irisan bawang bombai, kecap asin, gula, garam, jus apel, bawang putih dan jahe hingga meresap. Dan hasilnya, ternyata oke banget, mirip Beef Bowl-nya Yoshinoya lho! Aroma bawang bombai-nya itu hmm, enak banget, seperti aroma khas masakan Jepang yang sering kita cium kalo lagi makan di Hokben, hehe.

Seneng akhirnya dapet menu baru buat masakan rumah. Nggak perlu repot pergi ke mall lagi buat nyantap Beef Bowl Yoshinoya, cukup bikin di rumah aja and  bisa makan sepuasnya! Oh ya, berhubung saya suka menu Beef Bowl yang Red Hot Chili, maka saya pun bikin sambel cabe-nya. Rasanya, huah pedes banget! Maklum, bikinnya pake cabe rawit merah yang gendut-gendut itu, hihi. Jadi ati-ati ya, jangan sampai sakit perut!

Ini nih, resep Beef Bowl ala Yoshinoya versi saya...


Resep Beef Bowl (Gyudon)

Bahan :
  • 1 kg daging, cuci lalu iris tipis-tipis (sebaiknya daging dalam kondisi beku)
  • 1 sdm kecap asin
  • 2 sdm garam
  • 3-4 sdm gula pasir
  • 2-3 bh bawang bombai, iris-iris seperti potongan semangka
  • 2 cm jahe, parut
  • 2 bh bawang putih, cincang
  • 2 gelas air
  • 1 gelas jus apel  (bisa diganti dengan air biasa)
  • 1 sdm air jeruk lemon
Bahan sambal/chili :
  • 10 bh cabe rawit merah besar direbus, haluskan lalu tumis dengan minyak dan sedikit garam

Cara membuat :
  1. Rebus air, jus apel dan air lemon. Tambahkan irisan bawang bombai, biarkan layu.
  2. Masukan irisan daging, kecap asin, gula, garam, parutan jahe dan bawang putih. Aduk-aduk hingga merata. Rebus daging hingga matang dan kuah menyusut (kurang lebih 20 menit).
  3. Matikan api. Biarkan daging dalam pancinya beberapa saat agar bumbu lebih meresap.
  4. Siapkan nasi putih dalam mangkuk. Tambahkan irisan daging hingga memenuhi permukaan mangkuk. Tambahkan sambal jika suka.
  5. Sajikan


Kalo pengen masak daging yang simpel dan cuma daging aja lauknya, ga pake menu lain, ya coba bikin Gyudon atau Beef Bowl ini deh. Pasti ketagihan. Ato kalo pengen ditambahin sayur, tinggal bikin Capcay aja. Jadi deh Veggie Beef Bowl. Biar seru, penyajiannya pun harus di mangkuk dan makannya pake sumpit, dijamin anak-anak bakal excited, serasa makan di Yoshinoya, hehe.